Kamis, 14 Mei 2015

Aku Ingin Sendiri, Tanpamu Aku Bisa

Hari-hariku lewati  dengan kesendirian setelah   sempat   sekarat  merasakan sesaknya dada, pedihnya hati ketika harus menerima keputusanmu yang sudah tak ingin tinggal dihati ini, kau yang sudah memilih jalan lain tanpa memperdulikan air mata yang terus membanjiri pipi ini tanpa mempertimbangkan dalamnya rasa, rasa yang kau buat setengah mati hanya untukmu. Kau yang dulu pernah berjanji untuk selalu bersama dan berharap untuk bisa hidup bersama, berjuang bersama sepelik apapun itu serumit apapun itu kau berjanji memperjuangkanku sampai nafas tak lagi berhembus sampai jantung tak lagi betdetak.

Kini janji tinggalah luka, luka yang semakin menyayat, begitu perih rasanya bak disampar petir bahkan lebih perih dari pada itu, tubuhku terus bergetar tak kuasa menahan kepedihan ini, pikiranpun tak lagi waras dimalam yang sunyi mencekam ingin rasanya aku berteriak, ingin rasanya memberontak ingin rasanya aku mati saja. Seketika hatiku bertanya tanya, apa dengan mati perih ini bisa bertukar dengan bahagia? Dan seketika itu juga logikaku pulih dan berkata tidak! Ini hidup, hidup harus terus berjalan. Untuk apa meratapi kepedihan berlarut larut, untuk apa terus menerus menangisi seseorang yang sebenarnya tak pantas ditangisi. Sesakit apapun, sepedih apapun, sepait apapun katakan pada masa lalu kita telah usai, walaupun sebenarnya tidak ada yang pernah selesai, yaitu luka.

Kini dikeramaian dikesunyian aku jalani dengan kesendirian. Aku ingin sendiri, tanpamu aku bisa. Kutenangkan hati yang sempat hancur kutenangkan jiwa yang sempat bergejolak. Aku sudah tak ingin mengenal lagi kata yang kau ucap dari bibirmu, aku sudah tak ingin percaya lagi akan itu. Hatiku sudah memilih mati dan tak ingin kau sakiti lagi. Hari demi hari pun  kunikmati kesendirian ini sampai aku merasa sangat terbiasa dan merasa nyaman. Untuk cinta, biarkan ia menemukanku.

1 komentar:

  1. Cinta..cinta
    Ya dilematis..tragis..manis
    Teka teki kehidupan
    Semngat ...move on
    Hidup bukanlah sekedar Cinta..tapi tampa Cinta kehidupan itu pahit...:)

    BalasHapus